HUMANIORA

Gen Z: Semangat Ngelamar, Capek Ditolak. Scroll LinkedIn Tiap Hari, Tapi yang Datang Malah Overthinking.

Nuruddin Almai 271 hari yang lalu Dilihat 2,248 kali
Ilustrasi Gen Z yang sedang mencari pekerjaan saat job fair di Stadion Patriot Bekasi

TERUPDATE.BIZ.ID – Lowongan kerja banyak, tapi syaratnya kadang nggak ngotak. Baru lulus disuruh punya pengalaman 2–3 tahun. Lah, kalau udah punya pengalaman, ngapain cari kerja entry level?

Pendidikan tinggi katanya kunci masa depan. Tapi realitanya, ijazah doang belum cukup buat bikin HRD bilang “kamu kami terima”. Akhirnya skill autodidak jadi penyelamat, bukan sekadar nilai IPK.

Magang juga jadi dilema. Dibilang peluang emas, tapi seringnya malah jadi tenaga kerja murah. Sudah kerja full time, dibayar “pengalaman”.

Tekanan sosial juga nggak main-main. Teman sebaya sudah kerja, sudah flexing gaji, kita masih ngetik “open to work”. Bukan iri, tapi capek ngerasa tertinggal.

Belum lagi drama interview. Sudah siap mental, riset perusahaan, latihan jawab pertanyaan. Eh, habis itu ghosting tanpa kabar.

Gen Z sering dibilang generasi rebahan. Padahal banyak yang banting setir jadi freelancer, content creator, sampai bangun bisnis kecil. Cuma ya itu, nggak semua orang bisa langsung stabil dari jalur nonformal.

Ekonomi juga lagi nggak ramah. PHK di mana-mana, perusahaan lebih pilih yang sudah “siap pakai”. Fresh graduate jadi korban seleksi alam versi korporat.

Akhirnya banyak yang merasa salah jurusan, salah langkah, bahkan salah hidup. Padahal masalahnya bukan cuma individu, tapi sistemnya juga belum adil. Dunia kerja masih belum siap nerima generasi baru dengan cara kerja baru.

Tapi Gen Z juga bukan generasi lemah. Kita adaptif, cepat belajar, dan kreatif cari celah. Dari TikTok, Discord, sampai portfolio online, semua dipakai buat bertahan.

Mungkin sekarang memang fase paling berat. Tapi sejarah sering nunjukin, generasi yang ditempa krisis justru tumbuh paling tahan banting. Gen Z bukan kalah, cuma lagi proses.

Jadi kalau hari ini masih nganggur, itu bukan berarti gagal. Bisa jadi kamu cuma lagi loading screen sebelum masuk ke level berikutnya. Dan ya, semoga loading-nya nggak kelamaan.

Berita Lainnya